Saya dan Bunda

Kasih ibu kepada beta

Tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi, tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia

Kasih Ibu – SM Muchtar

Sebuah lagu yang mengingatkan saya kepada ibu saya

Suatu ketika, pernah adik kelas saya mengeluh “Mas, semalem aku ditelepon ibu, ditanya macem-macem gitu. Gak penting banget, mana teleponnya jam satu pagi gitu, kayak gak tau itu waktunya orang bubu’ aja. Insomnia sih Insomnia, tapi ya sendiri aja gak usah ngajak-ajak.” Saya tidak menjawab apapun. Walaupun sebenarnya ingin menjawab “ Kalo ibu kamu minta diantarkan ke rumah sakit dini hari tadi, apa kamu juga bakal menjawab ‘entar aja Mah, aku ngantuk. Ini saja baru mau mimpi’”.

Ya, memang. Saya merasa berhak protes atas keluhannya. Bukan karena saya salah satu pengidap penyakit gak bisa tidur kalo belum dini hari, tapi lebih karena respek saya terhadap sosok Ibunda yang begitu besar (tentu saja tanpa bermaksud mengecilkan peran ayah sebagai orangtua). Bagi saya sosok ibu adalah seseorang yang sangat amat penting sekali, sehingga jika seandainya Tuhan iseng-iseng menawarkan seribu wanita untuk menggantikan ibu saya, tanpa berpikir semilidetikpun jawabannya sudah jelas tidak.

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.